MindMap Gallery Islamic Philosophy
AI KINDIA, RAZI, and FARABI are outstanding representatives in the history of Islamic philosophy, who have made outstanding contributions to the development of Islamic philosophy with their unique ideological system and profound philosophical insights. They emphasize the combination of reason and faith, advocating for a deeper understanding of faith through rational thinking. At the same time, they also studied the essence of nature and human society, proposing many inspiring viewpoints.
Edited at 2023-04-14 14:12:52Islamic philosophy refers to the intellectual tradition within the Islamic world that seeks to explore and understand fundamental questions about existence, knowledge, ethics, and the nature of reality. Rooted in the broader context of Islamic thought and culture, Islamic philosophy has evolved over centuries, incorporating elements from various philosophical traditions while maintaining its unique perspective. This overview provides insights into the historical development, key themes, and notable figures in Islamic philosophy.
AI KINDIA, RAZI, and FARABI are outstanding representatives in the history of Islamic philosophy, who have made outstanding contributions to the development of Islamic philosophy with their unique ideological system and profound philosophical insights. They emphasize the combination of reason and faith, advocating for a deeper understanding of faith through rational thinking. At the same time, they also studied the essence of nature and human society, proposing many inspiring viewpoints.
Islamic philosophy refers to the intellectual tradition within the Islamic world that seeks to explore and understand fundamental questions about existence, knowledge, ethics, and the nature of reality. Rooted in the broader context of Islamic thought and culture, Islamic philosophy has evolved over centuries, incorporating elements from various philosophical traditions while maintaining its unique perspective. This overview provides insights into the historical development, key themes, and notable figures in Islamic philosophy.
AI KINDIA, RAZI, and FARABI are outstanding representatives in the history of Islamic philosophy, who have made outstanding contributions to the development of Islamic philosophy with their unique ideological system and profound philosophical insights. They emphasize the combination of reason and faith, advocating for a deeper understanding of faith through rational thinking. At the same time, they also studied the essence of nature and human society, proposing many inspiring viewpoints.
FILSAFAT ISLAM
AL KINDI
BIOGRAFI
Al-Kindi adalah seorang filsuf besar pertama Arab dan Islam. Nama lengkap al-Kindi adalah Abu Yusuf Ya`qub ibn Ishaq ibn Shabbah ibn Imran ibn Isma`il ibn Muhammad ibn al-Asy’ath ibn Qais al-Kindi. dilahirkan di Kufah sekitar tahun 185 H/801 M. wafat pada tahun 873 M
HASIL KARYA
1. Fi al-falsafat al-‘Ula 2. Kitab al-Hassi ‘ala Ta’allum al-Falsafat 3. Risalat ila al-Ma’mun fi al-‘illat wa Ma’lul 4. Risalah fi Ta’lil al-A’dad 5. Kitab al-falsafat al-Dakhilat wa al-Masail al-Manthiqiyyah wa al-Mu’tashash wa ma 6. fauqa al-Thabi’iyyat. 7. Kammiyat Kutub Aristoteles 8. Fi al-Nafs
PEMIKIRAN
TALFIQ
Al-Kindi berusaha memadukan (talfiq) antara agama dan filsafat. Menurutya filsafat adalah pengetahuan yang benar ( knowledge of truth). Al-Qur’an yang membawa argumen-argumen yang lebih meyakinkan dan benar tidak mungkin bertentangan dengan kebenaran yang dihasilkan oleh filsafat
JIWA
Tidak tersusun, mempunyai arti penting, sempurna dan mulia. Substansi ruh berasal dari substansi Tuhan. Hubungan ruh dengan Tuhan sama dengan hubungan cahaya dengan matahari. Selain itu jiwa bersifat spiritual, ilahiah, terpisah dan berbeda dari tubuhbahagia
MORAL
Filsafat harus memperdalam pengetahuan manusia tentang diri dan bahwa sorang filosof wajib menempuh hidup susila. Kebijaksanaan tidak dicari untuk diri sendiri (Aristoteles), melainkan untuk hidup bahagia
AR RAZI
BIOGRAFI
dikenali sebagai Rhazes di dunia barat merupakan salah seorang pakar sains Iran yang hidup antara tahun 864 - 930. Ia lahir di Rayy, Teheran pada tahun 251 H./865 dan wafat pada tahun 313 H/925
HASIL KARYA
A. Bidang Kedokteran 1. Al - Thiib Al - Rohani 2. Al Shirah Al Falsafiyah B. Bidang Lainnya 1. Al Ladzdzah (Tentang kenikmatan) 2. Al Ilm Al Ilahi (Tentang Ketuhanan)
PEMIKIRAN
5 KEKAL
1. Allah tuhan yang kekal dan abadi 2. Ruh, jiwa universal adalah kekal 3. Tempat, adalah kekal 4. Waktu, adalah kekal 5. Materi yang pertama adalah kekal
KENABIAN
1. Menurut Ar-Razi kemuliaan manusia akan dimulai berdasarkan proses pendidikannya, jangan meniai berdasarkan proses turunnya wahyu 2. Karena biasanya setelah nabi tidak ada para penerusnya akan memanipulasi agama dengan mengambil keuntungan diri sendiri 3. Dengan adanya wahyu dan nabi membatasi ruang gerak akal manusia seolah-olah manusia tidak dihargai
MORAL
1. Pengobatan rohani, sumber dari kebahagiaan adalah moral 2. Sumber kesusahan adalah iri dan dengki
AL FARABI
BIOGRAFI
Abū Nasir Muhammad bin al-Farakh al-Fārābi,adalah ilmuwan dan filsuf Islam berasal dari Farab, Kazakhstan.Ia juga dikenal dengan nama Abū Nasir al-Fārābi. Lahir di wasij, distrik farab (sekarang kota atrar), Turkistan pada 257 H dan wafat pada tahun 951 H
HASIL KARYA
A. Bidang Ilmu Pengetahuan 1. Logika 2. Ilmu-ilmu Matematika 3. Ilmu Alam 4. Teologi 5. Ilmu Politik dan kenegaraan 6. Bunga rampai (Kutub Munawwa’ah). 7. Musik. B. Karya Tulis 1. al Musiqi al Kabir yang di dalamnya terdapat pemaparan tentang dasar musik, teori, dan praktiknya. 2. Ihsha'u al -Iqa 3. Kalam Fi al-Musiqi 4. Ihsha'u al-Ulum wa at-Ta'rif bi Aghradhiha 5. Jawami as-Siyasah
PEMIKIRAN
KESATUAN FILSAFAT
Menurut Al-Farabi, pemikiran para filsuf Yunani (khususnya Plato dan Aristoteles) pada hakikatnya merupakan suatu ksatuan yang sistematik, sehingga tidak terdapat pertentangan di antara kedua tokoh tersebut
KETUHANAN
Membicaarakan ketuhanan Al-Farabi mengtakan : “Allah adalah wujud yang tidak mempunyai hole (benda) dan tidak mempunyai form (bentuk) yang sifatnya asli dan tanpa permulaan, serta selalu ada tiada akhir
Topik Utama
Topik Utama